Sejarah musik rock memiliki asal yang beragam. Di awal tahun 1950an orang berdebat mengenai akar dari musik rock and roll ini. Musik rock pada dasarnya dieksplor dan dikembangkan oleh banyak orang namun demikian akar musik rock yang paling kuat adalah pada musik blues dan rhythm. Blues dan rhythm lalu memproduski sebuah lagu yang oleh beberapa orang diklaim sebagai lagu rock and roll pertama berjudul 'Rocket '88' oleh Jackie Brenston.
Dengan berjalannya waktu, black musik yang dianggap sebagai musik 'ras' ini mulai disukai. Pendengar kulit putih juga mendengarkan lagu-lagu R&B dan membeli rekamanan 'ras' ini. Masuknya black music ke telinga audience mainstream mempopulerkan Motown, label rekaman khusus untuk black music yang menjadi bagian terbesar musik pop tahun 1960an. Namun demikian, kebanyakan pendengar kulit putih hanya mendengarkan black music bila lagu-lagu tersebut dinyanyikan ulang oleh penyanyi kulit putih.
Di akhir tahun 1950an dan awal tahun 1960an kebanayakn pendengar muda mendengarkan campuran dari musik rock and roll, pop dan R&B. Rock bagaimanapun masih dilihat sebagai jenis musik sendiri sampai akhir tahun 1960an dengan adanya Motown, The Beatles, Rolling Stones dan aliran rock keras seperti Led Zeppelin dan Jimi HendrixSejarah musik rock memiliki asal yang beragam. Di awal tahun 1950an orang berdebat mengenai akar dari musik rock and roll ini. Musik rock pada dasarnya dieksplor dan dikembangkan oleh banyak orang namun demikian akar musik rock yang paling kuat adalah pada musik blues dan rhythm. Blues dan rhythm lalu memproduski sebuah lagu yang oleh beberapa orang diklaim sebagai lagu rock and roll pertama berjudul 'Rocket '88' oleh Jackie Brenston. Dengan berjalannya waktu, black musik yang dianggap sebagai musik 'ras' ini mulai disukai. Pendengar kulit putih juga mendengarkan lagu-lagu R&B dan membeli rekamanan 'ras' ini. Masuknya black music ke telinga audience mainstream mempopulerkan Motown, label rekaman khusus untuk black music yang menjadi bagian terbesar musik pop tahun 1960an. Namun demikian, kebanyakan pendengar kulit putih hanya mendengarkan black music bila lagu-lagu tersebut dinyanyikan ulang oleh penyanyi kulit putih. Di akhir tahun 1950an dan awal tahun 1960an kebanayakn pendengar muda mendengarkan campuran dari musik rock and roll, pop dan R&B. Rock bagaimanapun masih dilihat sebagai jenis musik sendiri sampai akhir tahun 1960an dengan adanya Motown, The Beatles, Rolling Stones dan aliran rock keras seperti Led Zeppelin dan Jimi Hendrix
ASAL USUL KEMUNCULAN MUSIK ROCK DI INDONESIA
Sebuah Catatan Kecil
Sebut dunia ini sebagai dunia yang tidak pernah sepi selalu berjalan dinamis dan tidak pernah berhenti pada suatu waktu. Dunia yang terwakili oleh tokoh-tokoh simbolis yang senantiasa menyuarakan suara lantang anak-anak muda. Dunia itu adalah dunia rock n’ roll. Istilah ini digunakan dalam bidang musik oleh musik spiritual kulit hitam pada abad ke-19 dengan makna religius dan direkam kali pertamanya pata tahun 1912 oleh grup-grup musik Gospel, ”The Camp Meeting Jubilee”, di perusahaan rekaman Little Wobder Record. Istilah ini juga digunakan oleh musik sekuler kulit hitam dalam beberapa judul lagu seperti Rockin In Rhytem (Duke Ellington 1928), Rock it for me (Chick Webb dan Ella Fritzgerald, 1938), Rock me Mama (big Joe Turner, 1942) I Want to Rock (Cab Calloway, 1942), Rock all Night Long, (The Ravens,1948), dan lain-lainnya. Umumnya istilah ini digunakan sebagai ajakan untuk berdansa, ’to balance, to rool, to spin’, dalam setiap pertunjukan musik mereka, namun sebaliknya kulit putih memandangnya sebagai makna konotatif yang bersifat seksual.Akan tetapi menurut Paul Hanson, istilah rock pertama kali dicetuskan oleh Wild More pada tahun 1947 dengan menciptakan lagu yang berjudul “We’are Gonna Rock We’are Gonna Roll”. Kemudian pada tahun 1952, Allan Freed seorang disk-jockey sebuah radio di Cleveland (Amerika Serikat) memandu paket acara yang khusus menampilkan lagu-lagu dari penyanyi Gene Vincent, Chuck Berry, dan Elvis Presley dengan memakai nama “Rock and Roll” untuk paket acara tersebut. Dari sinilah kemudian istilah rock ’n roll banyak dikenal oleh masyarakat umum, khususnya masyarakat di Amerika dan Eropa. Alan Freed sebagai disc jokey pada Cleveland Broadcasting tertarik dengan musik jenis baru ini, dan sebagai sebuah uji coba kemudian ia merekam lagu dari musik baru itu. Musik baru ini pun diputar dalam program acara yang diasuhnya. Di luar dugaan respon pendengar begitu spontan dan pada umumnya mereka menginginkan Freed untuk memutar lagu-lagu lain dari musik rock ’n roll. Selain Alan freed beberapa disc jockey kulit putih mengikuti jejak kesuksesannya dengan memutarkan lagu-lagu rhytem and blues. Para disc jockey tersebut merupakan orang-orang yang turut berperan mendorong munculnya musik rock ‘n roll melalui promosi dan sosialisasi kepada pendengarnya di radio sebelum musik ini meluas melalui industri hiburan.
Sejarah rock ’n roll, seperti yang dijelaskan dalam buku The Sound Of The City yang ditulis oleh Charlie Gillet, dikatakan bahwa kelahiran musik rock ’n roll sebagian besar berkat fenomena menjamurnya indie label dan terobosan pasar yang selama ini diabaikan oleh label besar, seperti Capitol, MGM, Columbia, dan sebagainya. Karena distribusinya yang sempit membuat label independen seringkali berkeliling dari satu kota ke kota lain hanya untuk menyebarluaskan lagu-lagunya ke radio-radio. Stasiun radio yang rela memutar new sounds banyak bermunculan pada dekade 1950-an. Baru pada pertengahan dekade 1950-an musik yang selanjutnya disebut rock ’n roll ini sukses menjadi bagian penting dalam pasar musik populer. Sebagian besar album rekaman rock ‘n roll awalnya banyak di rilis oleh berbagai label independen. Memang sedikit label-label yang bisa mencetak hits, di antaranya hanya sukses mencetak hits regional namun kontribusinya besar bagi perkembangan musik rock.
Dalam sebuah buku tentang sejarah musik populer yang diterbitkan oleh Ballantine Books, New York 1972, berjudul Populer Music yang ditulis oleh John Rublowsky, dikatakan bahwa musik rock tidak lahir begitu saja, tetapi mengalami proses panjang sebelum dikenal secara luas sebagai salah satu bentuk musik hiburan. Menurut Robert Palmer, dalam tulisannya ”Rock Begins” dalam buku The Rolling Stones Illutrated History of Rock and Roll, musik rock muncul dari perpaduan musik Afrika dan Amerika. Pendapat ini muncul berdasarkan penelitian Alan Lamox dan John Lamox tentang musik spiritual Afro-Amerika di daerah Missisipi, Amerika pada tahun 1934. Dalam penelitiannya mereka merekam dan menranskrip musik (lagu) spritual tersebut dan kemudian menyebutnya dengan istilah rocking and reeling. Pendapat ini juga didukung oleh Eric Zalman, dalam bukunya Twentieth Century Music an Introduction yang menyatakan bahwa jenis musik rock adalah perkembangan dari musik rakyat Amerika pada dekade 1930-an. Sementara itu ada beberapa pengamat menyatakan bahwa musik rock adalah perkembangan dari musik blues dan rhytem blues. Musik rock merupakan perpaduan antara musik hitam yang dikenal sebagai Rhytem and Blues dengan musik country, dan hasil dari perpaduan itu kemudian dikenal dengan nama rock ‘n roll. Selain itu juga musik ini merupakan perpaduan antara kesenduan lagu-lagu blues yang ekpresif dengan keterbukaan lagu-lagu country yang dipandu sebagai seni panggung dan didukung oleh berbagai perolehan dalam bidang teknologi peralatan musik.
Salah satu catatan penting dalam perjalanan musik rock mencari identitas dan pengakuan terjadi pada tahun 1954 melalui sebuah kelompok yang menamakan dirinya, The Crows. Tiga buah lagu ciptaannya berhasil mencapai hits atas pilihan para penggemar radio yang terdiri atas kaum kulit hitam dan kulit putih. Rock ’n roll mulai menunjukkan kekuatannya sebagai sebuah warna musik yang mempersatukan generasi secara universal, tanpa peduli apa pun warna kulit penggemarnya. Dominannya jenis musik ini juga terlihat ketika Bill Haley and The Comet menciptakan lagu yang berjudul ”Rock Around The Clock” yang berhasil mencapai rekor penjualan mencapai 15 juta keping kopi piringan hitam yang merupakan jumlah penjualan yang spektakuler di tahun 1954. Jejak Bill Haley and The Comet kemudian diikuti oleh grup-grup dan penyanyi baru yang muncul dengan memainkan musik rock ’n roll. Bill Haley and the Comet “merusak” telinga remaja pada pertengahan dekade 1950-an untuk beralih ke irama rock ‘n roll. Bill Halley and the Comet merasa musik rock, seperti halnya musik jazz berkembang di lapisan yang tidak tersentuh oleh musik opera atau pun musik kamar. Dengan bermodalkan album Rock Around The Clock, seperti nama filmya, ia mendapat tempat di hati para remaja. Ia memutuskan untuk mencoba gaya musik baru, ia pun memulainya dengan irama country western kemudian menambahkan ritme country dan blues. Musik yang dinyanyikan oleh Bill Halley and The Comet merupakan kombinasi musik antara musik R&B ditambah country western dan pop. Eksistensi dan pengakuan terhadap musik ini menjadi absolut dan tidak terbantahkan setelah Elvis Presley mampu ”menggoyang” panggung dan ”membakar” emosi penonton dengan tempo musik yang lebih cepat dan hingar bingar apabila dibandingkan dengan lainnya. Lewat suara Elvis, musik rock ’n roll mampu menjadi alat komunikasi antar anak muda di seluruh dunia. Elvis Presley dengan lagunya yang berjudul Heartbreak Hotel melesat ke peringkat pertama tangga lagu billboard selama dua bulan pada tahun 1956, begitu juga dengan rekaman album Elvis lainnya yang mendapatkan respon positif dari para penggemarnya.
Dekade 1950-an dianggap sebagai periode yang melahirkan revolusi musik pop dunia. Musik yang oleh David Ewen disebut sebagai musik ”primitif” unsophisticated ini perkembangannya semakin pesat, bahkan mendunia dan berkembang menjadi produk massa. Musik ini menjadi media komunikasi perilaku kelompok remaja mengenai kehidupan sosial sehari-hari yang meliputi sekolah, orang tua, berbicara, berpakaian, dan sebagainya. Para remaja mendapatkan kebebasan ekspresi yang didapatkannya melalui lirik yang ekpslisit dan irama yang cepat dan keras untuk berdansa.
Perubahan sosialisasi remaja terjadi di Amerika dan Inggris pada dekade 1950-an. Kondisi demokratislah yang paling memungkinkan terbukanya pintu-pintu perubahan. Sebelum dekade 1950-an, karena aturan-aturan adat dan pranata sosial, musik sebagai profesi adalah mata pencaharian yang berlaku hanya untuk orang tua; tabu untuk dilakukan oleh anak di bawah umur. Hal ini disebabkan oleh pandangan umum yang mengatakan bahwa para remaja belum dianggap pantas dan cukup cakap untuk melakukan suatu pekerjaan yang profesional sifatnya, apalagi bermain musik untuk mencari uang sebagai mata pencaharian. Perubahan sosialisasi dunia remaja terjadi antara lain ketika para remaja menuntut kebebasan diri yang lebih terbuka dari hegemoni kebudayaan orang tua yang serba mengatur. Kaum remaja menuntut sosialisasi dan institusi dunia remaja yang berperan. Lahirlah musik rock sebagai salah satu pernyatannya.
Pada awalnya musik rock yang menjalar ke seluruh bagian dunia pada dekade 1960-an melalui grup-grup musik Inggris merupakan imitasi dari grup-grup musik rock ’n roll Amerika dekade 1950-an. Namun ketika grup-grup musik Inggris mulai menciptakan lagu-lagu sendiri, sekalipun dengan pola yang sama dengan lagu-lagu para tokoh rock ’n roll Amerika, mereka mulai merasakan ada sesuatu yang hilang, yaitu hubungan dengan akar tradisi musik tersebut. Dalam situasi ini muncul beberapa tokoh musik yang mulai mencari landasan musik yang mereka mainkan di dalam konteks kehidupan sosial mereka sendiri. Secara kebetulan mereka berasal dari kalangan remaja kelas pekerja, sehingga akhirnya mereka menemukan kelompok sosial tersebut sebagai landasan orientasi dan aktivitas musik mereka. Jika latar belakang para pemusik Inggris kebetulan berasal dari kelompok kelas pekerja, maka kemunculan mereka dengan gagasan untuk membuat musik yang menjadi ekpresi dari kelompok sosial tadi juga bukanlah secara kebetulan, karena para tokoh musik yang kemudian muncul sebagai tokoh-tokoh revolusioner dalam dunia musik rock ini tidak lain adalah para mahasiswa yang wawasan artistik dan sosialnya tergembleng dalam lingkungan intelektual sekolah-sekolah seni rupa di Inggris. John Lennon misalnya adalah bekas mahasiswa seni rupa di Liverpoll College of Art, Keith Richard dari Rolling Stone belajar di Sidcup Art School, Pete Townsend dari The Who dan Ron Wood belajar di London Ealing Art College, Jeff Beck dan Eric Clapton adalah lulusan London Wimbledon College of Art, Ray Davies dari The Kinks belajar di London Hornsey Art College, dan sebagainya.
Perkembangan musik populer yang spektakuler terjadi ketika empat anak muda dari Liverpool yang tergabung dalam The Beatles mengharu biru di planet ini. Dengan gaya khas mereka, empat anak muda ini telah menancapkan rock ’n roll sebagai sebuah kekuatan kebudayaan populer yang mewakili semangat anak muda di mana pun berada. Semangat yang selalu bergerak, memberontak dan melakukan inovasi agar tidak terjadi kemacetan dalam kreativitas. Era The Beatles inilah yang menandai British Invasion ke Amerika dan merebut dominasi kontrol budaya pop, dalam hal ini industri musik Amerika. Era ini juga bersamaan dengan kelahiran grup-grup musik rock yang baru yang membawa warna musik rock yang baru juga. Pada tahun 1964 menjadi tahun yang paling bersejarah bagi The Beatles karena lagu-lagu mereka diterima dan disenangi oleh pangsa musik di Amerika.
Menurut para musikolog musik rock dekade 1960-an memiliki ideologi sosial dan politik yang riil dalam bentuk gerakan budaya anti-kemapanan. Dengan The Beatles sebagai pelopornya, musik rock menjadi corong bagi generasi muda untuk menuntut kehidupan yang lebih bebas, yang memperbolehkan mereka bereksperimen dengan narkoba dan seks bebas. The Flower Generation ini melancarkan protes anti-perang Vietnam sejak tahun 1967 di kampus-kampus di Amerika Serikat dan Eropa. Para Penyanyi Folk seperti, Bob Dylan dan Joan Baez mempelopori gerakan protes tersebut melalui karya-karya mereka yang mendalam, masing-masingnya melalui lagu Blowing in The Wind dan Bangladesh, begitu juga dengan protes anti-perang dengan slogannya War Is Over oleh John Lennon yang akhirnya melahirkan sebuah karya yang berjudul Imagine. Ia juga menjadi pemusik pertama yang memperkenalkan isu pelestarian lingkungan hidup dan kesetaraan kaum perempuan. Musik rock begitu merasuki kaum muda hingga tampak bahwa musik rock itu bukan saja sebagai suatu musik belaka, tetapi lebih merupakan kebudayaan tersendiri bagi remaja yang sehari-harinya dibombardir oleh berita-berita tentang perang Vietnam. Musik rock menjadi katalisator kemunculan sebuah gaya hidup tersendiri dan mengubah cara pemuda-pemuda memandang pemerintah, memandang seks, pelajaran dan nilai-nilai mapan.
Pada dekade 1960-an perjuangan anak-anak remaja untuk membangun suatu dunia yang sesuai dengan selera mereka sendiri menampakkan hasil gemilang. Ekses rambut, pakaian, tata cara dan sopan santun pergaulan, bahkan mabuk-mabukan dan menggunakan mariyuana hanyalah sebagian akibat gerakan pembaharuan mereka. Selebihnya banyak sekali perhatian mereka terhadap masalah-masalah kehidupan yang lebih bernilai. Musik rock dilihat dari kacamata sosial tidak hanya dipandang sebagai kelahiran sebuah genre musik baru, tetapi eklusivitasnya di bidang tema dan lirik, musikalisasi serta penampilan para musisinya juga dianggap sebagai titik awal terjadinya pemberontakan terhadap nilai sosial yang sudah mapan, di samping pemberontakan terhadap kemapanan dalam bermusik.
Musik rock merupakan bagian dari Counter Culture. Menurut Bruce J Cohen, Counter Culture (kebudayaan pendobrak) terdiri atas kelompok manusia yang menentang dan menolak norma-norma dan tujuan-tujuan dari kultur dominan. Counter Culture adalah kebudayan khusus yang berlawanan dengan kebudayan umum atau induk. Para remaja yang terbiasa dalam budaya tandingan menentang norma-norma dari kebudayaan induk. Musik rock menurut Dieter Mack seperti sebuah media ekpresi untuk melampiaskan rasa ketidakpuasan generasi muda terhadap orang tua dan ”establisment”, setidaknya ini merupakan faktor ekpresi pada awal sebuah karir di kalangan musik. ”Awal dari sebuah karir” adalah kenyatan bahwa di kalangan musisi rock terdapat banyak jenis musik yang kreatif, tajam, dan orisinal, terutama saat sebuah grup musik rock mulai tampil, namun dalam perkembangan selanjutnya orisinalitasnya semakin distandarisasi dan akhirnya menjadi merk komersial, sehingga kekuatan aslinya berkurang. Dengan demikian gaya musiknya menjadi lebih ringan, melodius, lebih mudah dicerna dan akhirnya lebih cenderung ke pasar musik pop yang rata-rata digemari oleh masyarakat luas.
Menjelang akhir dekade 1960-an dan memasuki dekade 1970-an musik rock ini mengalami perubahan. Tokoh-tokohnya tidak lagi berada di Woodstock atau di jalan maupun taman, tetapi mereka telah memasuki dunia usaha yang lebih besar. Musik rock kini telah berkembang ke arah dan genre yang berbeda-beda, Pada dekade 1970-an berkembang genre-genre musik rock yang berbeda, yang meliputi: heavy metal, hard rock, jazz rock, punk rock, art rock atau progressive rock, bach rock, dan adult oriented rock. Namun mereka bersatu dalam satu hal, yaitu hiburan. Musik yang oleh para pendukungnya pada dekade 1960-an dianggap dapat mengubah dunia menjadi lebih baik, di awal dekade 1970-an mulai terserap dalam bisnis dan menjadi industri hiburan. Protes dan lirik-lirik yang baik tidak lagi begitu dipedulikan, kalau pun perlu unsur-unsur tersebut haruslah bersifat komersial. Para musisi sudah terpisah dari khalayaknya dan mereka sekarang menjalani kehidupan mapan yang di dekade 1960-an mereka kritik.
Koes Bersaudara dan Dara Puspita
Bagaimana dengan di Indonesia, tidak ada sumber yang memberikan kepastian tentang masuknya musik rock ke Indonesia, tetapi momentum masuknya unsur musik rock terjadi pada dekade 1950-an dan 1960-an. Gramaphone, radio dan film-film dari kerajaan Hollywood dan radio VOA merupakan duta-duta budaya yang agresif pada waktu itu membombardir daratan kultural Indonesia. Pada dekade 1950-an film-film musik Amerika membanjiri Indonesia, maka secara efektif musik Indonesia sudah berkiblat ke negeri Paman Sam ditambah lagi ketika film Bill Haley “Rock Around The Clock” dan film-film Elvis Presley diputar disini, wabah musik rock pun tidak dapat terhindarkan.
Pada dekade 1960-an popularitas The Beatles membawa pengaruh musikal maupun non musikal ke Indonesia. Pengaruh The Beatles masuk pertama kali ke Indonesia sekitar tahun 1963 lewat lagunya yang berjudul I Saw Her Standing There. Mereka datang dengan komposisi dan gaya panggung yang berbeda di saat musik formal seperti musik instrumentalia dan pop merajai pasaran. The Beatles waktu itu menjadi pelopor model rambut gondrong berponi. Trend gaya seperti ini berkembang tidak terbatas di negara Beatles berasal dan Amerika tetapi juga menjalar ke Indonesia.
Koes Bersaudara di bawah label rekaman Dimita dan dengan didukung oleh alat-alat dan sound yang ketika itu tergolong baru menggebrak pasar musik pop Indonesia dengan memainkan irama rock ’n roll yang berani. Koes Bersaudara dijadikan simbol perlawanan kaum muda terhadap kemapanan, terutama dari segi musiknya. Penampilan Koes Bersaudara seperti layaknya The Beatles dengan potongan rambut yang sebagian menutup kening, celana ketat, dan sepatu lancip dengan hak tinggi. Penampilan Koes Bersaudara di panggung ibarat kuda yang lepas dari kekangan dan konser-konser mereka di berbagai kota dipenuhi oleh histeria penonton. Grup musik ini menggunakan beat-beat cukup keras untuk ukuran zamannya, dan beat-beatnya ini dapat didengar dari salah satu lagunya yang diciptakan pada tahun 1967 Seperti yang termuat pada album To The So Called the Guilties dengan lagu yang berjudul sama. Album ini merupakan buah perenungan mereka selama mendekam di dalam penjara dan album ini melambungkan hits; Di Dalam Bui, Mengapa Hari Telah Gelap dan Three Little Words. Beberapa kalangan menganggap bahwa berdirinya grup musik Koes Bersaudara merupakan awal berkembangnya musik rock di Indonesia, namun ada beberapa kalangan kurang setuju mengkategorikan Koes Bersaudara kemudian berganti menjadi Koes Plus dalam aliran musik rock karena dalam perkembangannya grup ini menciptakan musik lintas genre.
Selain Koes Bersaudara yang mengambil beat-beat keras dalam musiknya pada dekade 1960-an, Dara Puspita yang merupakan sebuah grup musik yang seluruh personilnya adalah wanita juga banyak mengambil beat keras dalam warna musiknya. Dilihat dari anggota personilnya yang semuanya adalah wanita, Dara Puspita mempunyai keunikan tersendiri disaat grup-grup musik yang ada pada saat itu sebagian besar personilnya adalah laki-laki. Lagu-lagu yang mereka nyanyikan terbilang cukup keras dan urakan jika dibandingkan dengan grup musik pria sezamannya. Pada beberapa lagu yang memiliki beat kencang, mereka mengekpresikannya dengan bebas menjerit-jerit sambil memainkan alat-alat musik elektrik mereka. Musik Dara Puspita pada album pertama yang berjudul Jang Pertama, banyak dipengaruhi oleh warna musik dari grup musik The Beatles, Rolling Stone, dan Everly Brothers. Banyak yang tidak menyukai atraksi panggung mereka karena penampilannya yang terkesan urakan di tengah situasi politik yang sedang menghangat dengan semangat anti Kolonialisme dan Imperialisme. Dara Puspita dikatakan oleh majalah Junior sebagai sekelompok empat wanita yang banyak memberikan andil dalam emansipasi wanita dalam musik keras di negeri ini.
Koes Bersaudara maupun Dara Puspita pada dekade 1960-an telah menapaki langkah dalam menciptakan musiknya sendiri dengan mengambil pengaruh irama musik rock ’n roll dari grup musik semacam The Beatles, The Rolling Stone, dan sebagainya, walaupun unsur musik rock itu sendiri telah masuk ke lagu Indonesia pada tahun 1958 ketika Mus DS yang merekam suaranya lewat lagu Bengawan Solo semakin populer dengan gaya menyanyi seperti Elvis Presley dengan diiringi musik bernada rock’ n roll. Grup Taruna Ria bersama Nuskan Syarif pemimpin grup Kumbang Yjari disinyalir merupakan pemusik pertama yang memasukkan unsur rock ’n roll dalam industri rekaman Indonesia yang piringan hitamnya diproduksi oleh perusahaan rekaman Irama.
Gagasan untuk mencoba menyajikan lagu lama ke dalam sajian musik rock juga direalisasikan oleh Oslan Hussein dengan bandnya yang sudah berganti nama. Ia menyanyikan lagu Bengawan Solo dengan interlude khas rock 12 bar dan vokal yang ”ber-he-he-he” seperti suara penyanyi Elvis Presley. Jadi seperti halnya suara Elvis Presley mengucapkan kalimat young dream menjadi ”yahang dri-hi-hims”, maka Oslan Husein pun mengucapkan Bengawan Solo menjadi ”behengawan solo”.
Lantas bagaimana dengan Tielman Brothers, "band gitar" yang mendemonstrasikan teknik permainan yang baru, gila, serta atraktif, tetapi sayang kiprah mereka pada dekade tersebut hanya berkutat di negara yang terkenal dengan kincir anginnya saja. Band Indo-Rock The Tielman Brothers—Andy Tielman di Belanda dijuluki sebagai "Raja IndoRock". Andy dan tiga saudaranya (Reggy, Ponthon, dan Loulou) datang dari Indonesia tahun 1957 ke Belanda dan konon kabarnya mereka menjadi sumber inspiratif bagi musisi-musisi dunia. (dari berbagai sumber)
Saturday, June 11, 2016
Jazz Genre

Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa subgenre jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz.Jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa.Musik jazz banyak menggunakan instrumen gitar, trombon, piano, terompet, dan saksofon. Salah satu elemen penting dalam jazz adalah sinkopasi.
Sebagian irama dalam musik jazz pernah diasosiasikan dengan rumah-rumah bordil dan perempuan-perempuan dengan reputasi yang kurang baik. Dalam perjalanannya kemudian, jazz akhirnya menjadi bentuk seni musik, baik dalam komposisi tertentu maupun improvisasi, yang merefleksikan melodi-melodi secara spontan. Musisi jazz biasanya mengekspresikan perasaannya yang tak mudah dijelaskan, karena musik ini harus dirasakan dalam hati. “Kalau kau menanyakannya, kau tak akan pernah tahu” begitu menurut Louis Armstrong.
Legenda jazz dimulai di New Orleans dan berkembang ke Sungai Mississippi, Memphis, St. Louis, dan akhirnya Chicago. Tentu saja musik jazz dipengaruhi oleh musik yang ada di New Orleans, tribal drums Afrika dan struktur musik ala Eropa. Latar belakang jazz tidak dapat dilepaskan dari fakta di mana jazz dipengaruhi berbagai musik seperti musik spiritual, cakewalks, ragtime dan blues. Salah satu legenda jazz yang dipercaya bahwa sekitar 1891, seorang pemilik kedai cukur rambut di New Orleans bernama Buddy Bolden meniup cornet-nya dan saat itu lah musik jazz dimulai sebagai gebrakan baru di dunia musik. Setengah abad kemudian, musik jazz di Amerika memberi banyak kontribusi di dunia musik, dipelajari di universitas, dan akhirnya menjadi sebuah aliran musik yang serius dan diperhitungkan.
Musik jazz sebagai seni yang populer mulai menyebar ke hampir semua masyarakat Amerika pada tahun 1920-an (dikenal sebagai Jazz Age). Jazz semakin marak di era swing pada akhir 1930-an, dan mencapai puncaknya di akhir 1950-an sebagai jazz modern. Di awal tahun 20-an dan 30-an, “jazz” telah menjadi sebuah kata yang dikenal umum.
Pengaruh dan perkembangan musik blues tidak dapat ditinggalkan saat membahas musik jazz di tahun-tahun awal perkembangannya. Ekspresi yang memancar saat memainkan musik blues sangat sesuai dengan gaya musik jazz. Kemampuan untuk memainkan musik blues menjadi standar bagi semua musisi jazz, terutama untuk digunakan dalam berimprovisasi dan ber-jam session. Musik blues sendiri, yang berasal dari daerah Selatan, memiliki sejarah yang sangat luas. Pemain musik blues biasanya menggunakan gitar, piano, harmonika, atau bermain bersama dalam kelompok yang memainkan alat-alat musik buatan sendiri.
Sebagian irama dalam musik jazz pernah diasosiasikan dengan rumah-rumah bordil dan perempuan-perempuan dengan reputasi yang kurang baik. Dalam perjalanannya kemudian, jazz akhirnya menjadi bentuk seni musik, baik dalam komposisi tertentu maupun improvisasi, yang merefleksikan melodi-melodi secara spontan. Musisi jazz biasanya mengekspresikan perasaannya yang tak mudah dijelaskan, karena musik ini harus dirasakan dalam hati. “Kalau kau menanyakannya, kau tak akan pernah tahu” begitu menurut Louis Armstrong.
Legenda jazz dimulai di New Orleans dan berkembang ke Sungai Mississippi, Memphis, St. Louis, dan akhirnya Chicago. Tentu saja musik jazz dipengaruhi oleh musik yang ada di New Orleans, tribal drums Afrika dan struktur musik ala Eropa. Latar belakang jazz tidak dapat dilepaskan dari fakta di mana jazz dipengaruhi berbagai musik seperti musik spiritual, cakewalks, ragtime dan blues. Salah satu legenda jazz yang dipercaya bahwa sekitar 1891, seorang pemilik kedai cukur rambut di New Orleans bernama Buddy Bolden meniup cornet-nya dan saat itu lah musik jazz dimulai sebagai gebrakan baru di dunia musik. Setengah abad kemudian, musik jazz di Amerika memberi banyak kontribusi di dunia musik, dipelajari di universitas, dan akhirnya menjadi sebuah aliran musik yang serius dan diperhitungkan.
Musik jazz sebagai seni yang populer mulai menyebar ke hampir semua masyarakat Amerika pada tahun 1920-an (dikenal sebagai Jazz Age). Jazz semakin marak di era swing pada akhir 1930-an, dan mencapai puncaknya di akhir 1950-an sebagai jazz modern. Di awal tahun 20-an dan 30-an, “jazz” telah menjadi sebuah kata yang dikenal umum.
Pengaruh dan perkembangan musik blues tidak dapat ditinggalkan saat membahas musik jazz di tahun-tahun awal perkembangannya. Ekspresi yang memancar saat memainkan musik blues sangat sesuai dengan gaya musik jazz. Kemampuan untuk memainkan musik blues menjadi standar bagi semua musisi jazz, terutama untuk digunakan dalam berimprovisasi dan ber-jam session. Musik blues sendiri, yang berasal dari daerah Selatan, memiliki sejarah yang sangat luas. Pemain musik blues biasanya menggunakan gitar, piano, harmonika, atau bermain bersama dalam kelompok yang memainkan alat-alat musik buatan sendiri.
Sejarah dan perkembangan musik jazz,dibagi dalam beberapa fase/era. Dari fase Dixieland dan Ragtime pada awalnya, kemudian era swing dan bigband (1930-1940), era bebop (pertengahan 1940), latin jazz (1950-1960an), jazz rock atau fusion (1970-an) dan perkembangan terakhir yang melahirkan fase dan era baru seperti acid jazz, funk jazz, cross music dan sebagainya.
Era Dixieland dan Ragtime
Ragtime menjadi unik karena tidak menyertakan improvisasi dan hawa blues. Hal ini adalah sebuah pengaruh dari bentuk asal jazz, berlangsung selama sekitar 15 tahun pertama di abad 20. Umumnya sebuah musik untuk piano yang telah ditulis secara keseluruhan dapat ditampilkan oleh orkestra dan mewakilkan campuran dari pengaruh klasik dan marching band. Coba Anda dengarkan musik dari Scott Joplin untuk mencicipi ragtime.
Dixieland adalah sebuah style yang dapat dianggap sebagai suatu varian dari jazz klasik dan jazz New Orleans. Akar asli dari dixieland sebagai bentuk musikal bersumber dari scene musik Chicago pada tahun 1920-an. Pionir dari dixieland style meliputi gitaris Eddie Condon, saxophonist Bud Freeman, dan trumpeter Jimmy McPartland.
Gaya dixieland melibatkan improvisasi kolektif dalam chorus pertama, dengan para musisi masuk solo bersama riffing dari alat musik tiup, diikuti oleh closing ensemble, biasanya drummer memainkan 4-bar tag yang diakhiri oleh keseluruhan band. Tidak seperti gaya-gaya musik jazz yang lain, set lagu untuk musisi dixieland agak terbatas, namun menawarkan variasi yang tanpa akhir dalam model suara, dikembangkan sekitar 1910-an.
Seiring dengan berkembangnya ragtime, New Orleans jazz muncul dalam scene musik jazz selama 2 dekade pertama di abad 20. Dianggap sebagai suatu style jazz pertama, yaitu dari 1895 dengan musik Buddy Bolden, Kid Ory, dan Jelly Roll Morton di Storyville, New Orleans, sampai mendekati 1917. New Orleans jazz telah menjadi tidak fit untuk marching brass band. Ada dokumentasi New Orleans jazz pertama dari The Original Dixieland Jass Band di tahun 1917 sampai 1920-an, ketika teknologi rekaman telah berkembang.
Musik ini berkembang meliputi pemain trumpet dan cornet, seperti Joe Oliver dan Louis Armstrong, ditampilkan sebagai suatu gaya yang berorientasi terhadap ensemble, dengan pemain trumpet memainkan melodi, harmoni dan countermelodi datang dari pemain trombon dan/atau clarinet. Seksi rhythm berkembang menjadi suatu banjo ensemble, drum, tuba atau bass, dan piano. Secara keseluruhan, poin penting dalam New Orleans jazz adalah untuk menitikberatkan suatu ensemble daripada solo. Musik ini berlanjut melebarkan sayapnya selama era 1920-an, dan mulai disaingi oleh lahirnya musik swing yang akhirnya akan menggantikan jenis musik ini. Dixieland style, yang tumbuh beriringan, menjaga struktur dasar dari New Orleans jazz.
Era swing dan bigband
Duke Ellington Big Band Sekitar tahun 1920 dan awal tahun 1930, dansa filip merupakan dansa yang sangat populer di kala itu. Melodi yang mengiringi dansa ini harus lembut dan romantis, biasanya di iringi oleh sebuah orkestra. Orkestra tersebut di mainkan sesuai dengan apa yang dituliskan di suatu kertas dan penyanyinya harus menyanyikan dengan sangat lembut dan pelan (biasanya penyanyinya memakai suara tenor). Lalu music swing lambat laun meninggalkan orkestra string dan memilih untuk memakai yang lebih mudah, suatu aransemen yang lebih “seru” yang menghasilkan suara terompet dan instrumen yang memakai angin dan mengimprovisasi melodi.
Louis Armstrong menawarkan sudut pandang yang berbeda dalam sejarah swing, disiarkan secara mendunia oleh suatu acara di stasiun radio Bing Crosby. Crosby berkata, “kami memperkenalkan kepada anda seorang yang adalah master dari swing dan saya akan meminta tolong kepadanya untuk memberi penjelasan kepada anda tentang apa itu musik swing. Lalu beberapa saat louis menjelaskan, “ow, musik swing, ya kami semua menyebutnya ragtime, lalu blues, lalu jazz. Dan sekarang disebut swing.”
Pada tahun 1930an merupakan kelahiran musik swing. Efek yang baru ini lebih bagus dibandingkan pada tahun 1920an, tapi kalau ditanya mengenai musiknya, tentu membuat semua orang yang mendengarnya serasa ingin berdansa swing. Sebagian besar kelompok band yang beraliran jazz mengadopsi style ini di awal tahun 1930, tapi band yang bermain “manis” tetap menjadi band yang terpopuler di kalangan penari kulit putih sampai seseorang bernama Benny Goodman muncul di Ballroom Palomar pada bulan agustus 1955 dengan musiknya yang lebih “hot”.
Para penonton dari penari muda kulit putih sangat menyukai Ritme “hot” Goodman dan komposisi musik swingnya. Hot swing dan Boogie Woogie menjadi bentuk yang dominan dari musik amerika untuk sepuluh tahun ke depan. Lalu banyak bermunculan setelah swing ini menjadi populer. Sebagai contoh Bing Crosby dan Frank Sinatra memakai band swing untuk memberikan efek yang sangat bagus dalam musiknya dan tetap mempertahankan hal ini menjadi musik yang populer meskipun telah tiba saatnya era rock n roll.
Era Bebop
Miles DavisBebop adalah salah satu aliran music jazz yang mempunyai karakteristik unik berupa tempo yang sangat cepat dengan mengutamakan improvisasi pada struktur harmoni daripada improvisasi pada melodi. Musik bebop dikembangkan di pertengahan 1940an dan mulai dimainkan musisi terkenal dalam 2 tahun pertama di perang dunia II.
Pada era tahun 1940an, para penggemar jazz mulai meninggalkan music swing tahun 30an. Para musisi papan atas seperti Dizzy Gillespie, Bud Powell, Charlie Parker, dan Thelonious Monk yang sangat terinspirasi dari generasi sebelumnya seperti Art Tatum, Ear hines, Coleman Hawkins, Lester Young, dan juga Roy Eldridge.
Bebop menggambarkan perubahan drastis dari music jazz era swing dengan karakter yang sudah dijelaskan diatas, tempo cepat, phrase yang asimetrik, melodi yang penuh dengan intrik, dan ritme yang benar-benar diubah secara drastic. Bebop sering tampak sebagai music yang nervous dan sering terputus dan terbagi. Tapi bagi hampir semua pemusik jazz dan juga peminat jazz di seluruh dunia, era music bebop diakui sebagai revolusi music jazz yang paling menarik dan indah.
Kebebasan yang ditawarkan music bebop dalam struktur musiknya benar-benar menentang kaedah music swing yang lebih ke arah aransemen music untuk orchestra atau band. Dalam music bebop, anda akan menemukan banyak sekali improvisasi individual dalam permainan chord dan alat musiknya. Bahkan ketika para musisi jazz sudah terbawa music mereka, jazz bebop akan memberikan anda sebuah improvisasi yang bersifat spontan dimana para musisi bahkan mungking tidak akan bisa mengulang improvisasi mereka dari awal hingga akhir. Disini adalah perbedaan paling besar dari music bebop bila dibandingkan dengan music swing. Penambahan kompleksitas dari melody yang dimainkan juga merupakan tren baru yang terdapat dalam jazz era bebop.
Pada kebanyakan permainan jazz bebop, ada beberapa instrument yang lazim digunakan. Instrumen-instrumen tersebut adalah saxophone, terompet, drum, bass, dan juga piano. Format awal dari jazz bebop ini dipopulerkan pleh duet Charlie Parker dan Dizzy Gillespie pada tahun 1940an. Permainan grup yang digawangi oleh Charlie Parker dan Dizzy Gillespie juga sering sekali menambahkan saxophone, gitar, trombone, atau biola dalam komposisi jazz bebop mereka. Meskipun hanya menjadi salah satu dari aliran music jazz, hingga saat ini jazz bebop masih dimainkan di seluruh dunia. Ciri khas berupa substitusi harmoni yang sangat kompleks serta improvisasi yang sangat bebas menjadi kesukaan dari banyak musisi jazz. Dalam semua pendidikan jazz, aliran dari jazz bebop ini dapat menjadi salah satu alternative untuk mengekspresikan diri.
Musik Bebop paling baik dimainkan dalam format small-group; quartets dan quintets terbukti ideal dengan alasan ekonomis dan artistik. Musik ini berkembang di lingkungan klab-klab jazz perkotaan, dimana penonton lebih memilih datang untuk mendengarkan permainan solo ketimbang untuk berdansa diiringi lagu favorit mereka. Secara singkat, musisi bebop menjadikan jazz suatu bentuk seni yang tidak hanya ditujukan untuk rasa, namun juga kecerdasan intelektual.
Bintang-bintang jazz bermunculan di era bebop, diantara mereka adalah trumpeters Clifford Brown, Freddie Hubbard dan Miles Davis, saxophonists Dexter Gordon, Art Pepper, Johnny Griffin, Pepper Adams, Sonny Stitt dan John Coltrane, dan trombonist J.J. Johnson.
Di era 1950-an dan 1960-an, bebop mengalami beberapa mutasi : hard-bop, West Coast, cool-jazz dan soul jazz diantaranya. Format small-group dari bebop, yaitu satu hingga tiga horns, piano, bass dan drums, tetap menjadi standard combo instrumentasi jazz sampai hari ini.
Referensi:
http://forum.kompas.com/showthread.php?33723-Sejarah-Musik-Jazz-Di-Dunia
http://nggot.multiply.com/journal/item/8/Sejarah_Musik_Jazz
http://hiburan.kompasiana.com/gosip/2010/03/06/musik-jazz-sejarah-dan-perkembangannya-1/
Era Dixieland dan Ragtime
Ragtime menjadi unik karena tidak menyertakan improvisasi dan hawa blues. Hal ini adalah sebuah pengaruh dari bentuk asal jazz, berlangsung selama sekitar 15 tahun pertama di abad 20. Umumnya sebuah musik untuk piano yang telah ditulis secara keseluruhan dapat ditampilkan oleh orkestra dan mewakilkan campuran dari pengaruh klasik dan marching band. Coba Anda dengarkan musik dari Scott Joplin untuk mencicipi ragtime.
Dixieland adalah sebuah style yang dapat dianggap sebagai suatu varian dari jazz klasik dan jazz New Orleans. Akar asli dari dixieland sebagai bentuk musikal bersumber dari scene musik Chicago pada tahun 1920-an. Pionir dari dixieland style meliputi gitaris Eddie Condon, saxophonist Bud Freeman, dan trumpeter Jimmy McPartland.
Gaya dixieland melibatkan improvisasi kolektif dalam chorus pertama, dengan para musisi masuk solo bersama riffing dari alat musik tiup, diikuti oleh closing ensemble, biasanya drummer memainkan 4-bar tag yang diakhiri oleh keseluruhan band. Tidak seperti gaya-gaya musik jazz yang lain, set lagu untuk musisi dixieland agak terbatas, namun menawarkan variasi yang tanpa akhir dalam model suara, dikembangkan sekitar 1910-an.
Seiring dengan berkembangnya ragtime, New Orleans jazz muncul dalam scene musik jazz selama 2 dekade pertama di abad 20. Dianggap sebagai suatu style jazz pertama, yaitu dari 1895 dengan musik Buddy Bolden, Kid Ory, dan Jelly Roll Morton di Storyville, New Orleans, sampai mendekati 1917. New Orleans jazz telah menjadi tidak fit untuk marching brass band. Ada dokumentasi New Orleans jazz pertama dari The Original Dixieland Jass Band di tahun 1917 sampai 1920-an, ketika teknologi rekaman telah berkembang.
Musik ini berkembang meliputi pemain trumpet dan cornet, seperti Joe Oliver dan Louis Armstrong, ditampilkan sebagai suatu gaya yang berorientasi terhadap ensemble, dengan pemain trumpet memainkan melodi, harmoni dan countermelodi datang dari pemain trombon dan/atau clarinet. Seksi rhythm berkembang menjadi suatu banjo ensemble, drum, tuba atau bass, dan piano. Secara keseluruhan, poin penting dalam New Orleans jazz adalah untuk menitikberatkan suatu ensemble daripada solo. Musik ini berlanjut melebarkan sayapnya selama era 1920-an, dan mulai disaingi oleh lahirnya musik swing yang akhirnya akan menggantikan jenis musik ini. Dixieland style, yang tumbuh beriringan, menjaga struktur dasar dari New Orleans jazz.
Era swing dan bigband
Duke Ellington Big Band Sekitar tahun 1920 dan awal tahun 1930, dansa filip merupakan dansa yang sangat populer di kala itu. Melodi yang mengiringi dansa ini harus lembut dan romantis, biasanya di iringi oleh sebuah orkestra. Orkestra tersebut di mainkan sesuai dengan apa yang dituliskan di suatu kertas dan penyanyinya harus menyanyikan dengan sangat lembut dan pelan (biasanya penyanyinya memakai suara tenor). Lalu music swing lambat laun meninggalkan orkestra string dan memilih untuk memakai yang lebih mudah, suatu aransemen yang lebih “seru” yang menghasilkan suara terompet dan instrumen yang memakai angin dan mengimprovisasi melodi.
Louis Armstrong menawarkan sudut pandang yang berbeda dalam sejarah swing, disiarkan secara mendunia oleh suatu acara di stasiun radio Bing Crosby. Crosby berkata, “kami memperkenalkan kepada anda seorang yang adalah master dari swing dan saya akan meminta tolong kepadanya untuk memberi penjelasan kepada anda tentang apa itu musik swing. Lalu beberapa saat louis menjelaskan, “ow, musik swing, ya kami semua menyebutnya ragtime, lalu blues, lalu jazz. Dan sekarang disebut swing.”
Pada tahun 1930an merupakan kelahiran musik swing. Efek yang baru ini lebih bagus dibandingkan pada tahun 1920an, tapi kalau ditanya mengenai musiknya, tentu membuat semua orang yang mendengarnya serasa ingin berdansa swing. Sebagian besar kelompok band yang beraliran jazz mengadopsi style ini di awal tahun 1930, tapi band yang bermain “manis” tetap menjadi band yang terpopuler di kalangan penari kulit putih sampai seseorang bernama Benny Goodman muncul di Ballroom Palomar pada bulan agustus 1955 dengan musiknya yang lebih “hot”.
Para penonton dari penari muda kulit putih sangat menyukai Ritme “hot” Goodman dan komposisi musik swingnya. Hot swing dan Boogie Woogie menjadi bentuk yang dominan dari musik amerika untuk sepuluh tahun ke depan. Lalu banyak bermunculan setelah swing ini menjadi populer. Sebagai contoh Bing Crosby dan Frank Sinatra memakai band swing untuk memberikan efek yang sangat bagus dalam musiknya dan tetap mempertahankan hal ini menjadi musik yang populer meskipun telah tiba saatnya era rock n roll.
Era Bebop
Miles DavisBebop adalah salah satu aliran music jazz yang mempunyai karakteristik unik berupa tempo yang sangat cepat dengan mengutamakan improvisasi pada struktur harmoni daripada improvisasi pada melodi. Musik bebop dikembangkan di pertengahan 1940an dan mulai dimainkan musisi terkenal dalam 2 tahun pertama di perang dunia II.
Pada era tahun 1940an, para penggemar jazz mulai meninggalkan music swing tahun 30an. Para musisi papan atas seperti Dizzy Gillespie, Bud Powell, Charlie Parker, dan Thelonious Monk yang sangat terinspirasi dari generasi sebelumnya seperti Art Tatum, Ear hines, Coleman Hawkins, Lester Young, dan juga Roy Eldridge.
Bebop menggambarkan perubahan drastis dari music jazz era swing dengan karakter yang sudah dijelaskan diatas, tempo cepat, phrase yang asimetrik, melodi yang penuh dengan intrik, dan ritme yang benar-benar diubah secara drastic. Bebop sering tampak sebagai music yang nervous dan sering terputus dan terbagi. Tapi bagi hampir semua pemusik jazz dan juga peminat jazz di seluruh dunia, era music bebop diakui sebagai revolusi music jazz yang paling menarik dan indah.
Kebebasan yang ditawarkan music bebop dalam struktur musiknya benar-benar menentang kaedah music swing yang lebih ke arah aransemen music untuk orchestra atau band. Dalam music bebop, anda akan menemukan banyak sekali improvisasi individual dalam permainan chord dan alat musiknya. Bahkan ketika para musisi jazz sudah terbawa music mereka, jazz bebop akan memberikan anda sebuah improvisasi yang bersifat spontan dimana para musisi bahkan mungking tidak akan bisa mengulang improvisasi mereka dari awal hingga akhir. Disini adalah perbedaan paling besar dari music bebop bila dibandingkan dengan music swing. Penambahan kompleksitas dari melody yang dimainkan juga merupakan tren baru yang terdapat dalam jazz era bebop.
Pada kebanyakan permainan jazz bebop, ada beberapa instrument yang lazim digunakan. Instrumen-instrumen tersebut adalah saxophone, terompet, drum, bass, dan juga piano. Format awal dari jazz bebop ini dipopulerkan pleh duet Charlie Parker dan Dizzy Gillespie pada tahun 1940an. Permainan grup yang digawangi oleh Charlie Parker dan Dizzy Gillespie juga sering sekali menambahkan saxophone, gitar, trombone, atau biola dalam komposisi jazz bebop mereka. Meskipun hanya menjadi salah satu dari aliran music jazz, hingga saat ini jazz bebop masih dimainkan di seluruh dunia. Ciri khas berupa substitusi harmoni yang sangat kompleks serta improvisasi yang sangat bebas menjadi kesukaan dari banyak musisi jazz. Dalam semua pendidikan jazz, aliran dari jazz bebop ini dapat menjadi salah satu alternative untuk mengekspresikan diri.
Musik Bebop paling baik dimainkan dalam format small-group; quartets dan quintets terbukti ideal dengan alasan ekonomis dan artistik. Musik ini berkembang di lingkungan klab-klab jazz perkotaan, dimana penonton lebih memilih datang untuk mendengarkan permainan solo ketimbang untuk berdansa diiringi lagu favorit mereka. Secara singkat, musisi bebop menjadikan jazz suatu bentuk seni yang tidak hanya ditujukan untuk rasa, namun juga kecerdasan intelektual.
Bintang-bintang jazz bermunculan di era bebop, diantara mereka adalah trumpeters Clifford Brown, Freddie Hubbard dan Miles Davis, saxophonists Dexter Gordon, Art Pepper, Johnny Griffin, Pepper Adams, Sonny Stitt dan John Coltrane, dan trombonist J.J. Johnson.
Di era 1950-an dan 1960-an, bebop mengalami beberapa mutasi : hard-bop, West Coast, cool-jazz dan soul jazz diantaranya. Format small-group dari bebop, yaitu satu hingga tiga horns, piano, bass dan drums, tetap menjadi standard combo instrumentasi jazz sampai hari ini.
Referensi:
http://forum.kompas.com/showthread.php?33723-Sejarah-Musik-Jazz-Di-Dunia
http://nggot.multiply.com/journal/item/8/Sejarah_Musik_Jazz
http://hiburan.kompasiana.com/gosip/2010/03/06/musik-jazz-sejarah-dan-perkembangannya-1/
DAVE GROHL
Dave Grohl, lahir Januari 14, 1969, dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu rock terbesar dan drumer roll, namun baru-baru ini ia juga membuat nama untuk dirinya sebagai vokalis dan gitaris di era pasca-grunge musik populer . Grohl mulai bermain drum di band punk di tahun 1980-an, dimulai dengan Freak Baby, yang menjadi Mission Impossible dan kemudian berubah lagi ke Fast. Setelah Cepat bubar, Grohl bergabung dengan band Dain Bramage, dan segera setelah ia mengikuti audisi untuk Scream. Pada usia 16, Grohl menjadi drummer Scream, dan band segera mulai tur di seluruh Amerika Serikat pada tahun 1987 dan kemudian di Eropa.
Lalu datanglah Nirvana. Kurt Cobain - gitaris, penulis lagu, dan penyanyi - dan Krist Novoselic - bass player - melihat Grohl drum untuk Scream dan begitu angin yang mereka memintanya untuk bergabung dengan band ini pada tahun 1990. Nirvana sudah merilis album pertama mereka, Bleach (di mana Dale Crover dan Chad Channing memainkan drum), pada tahun 1989 dan segera mulai bekerja dengan album mereka Grohl tindak lanjut, yang akan disebut Nevermind.
Nevermind dirilis pada September 24, 1991, mengamuk ke puncak tangga lagu, dan melancarkan kekacauan di dunia musik populer. Hard-memukul, namun melodius, Nevermind memimpin biaya untuk grunge dan "alternatif" musik, yang juga termasuk band Pearl Jam, Soundgarden, dan Alice In Chains. backbeats bashing Grohl dan gulungan parau dengan sentuhan Ringo Starr-esque membantu meningkatkan Nirvana sebagai band rock yang paling penting dari 90-an.
Incesticide, koleksi B-side dan demo, diikuti Nevermind, Grohl bermain dengan drum pada tanggal 6 dari 15 luka. Lalu datanglah In Utero, diluncurkan pada September 21, 1993, dan secara luas dianggap sebagai mahakarya Nirvana. Sayangnya, 7 bulan kemudian, Cobain bunuh diri, dan Nirvana dilakukan. MTV Unplugged Di New York, tercatat pada 18 November 1993, dirilis setelah kematian Cobain pada musim gugur 1994.
Sebelum kematian Cobain dan Nirvana, Grohl telah bekerja pada beberapa musik sendiri. Namun, dia begitu putus tentang kematian Cobain bahwa dia hampir berhenti bermain musik sama sekali. Meskipun demikian, Grohl bertahan dengan bantuan dari teman-teman dan terus membuat apa yang akan menjadi Foo Fighers album pertama.
Grohl memainkan semua instrumen (dia telah bermain gitar sejak usia 10) di album ini - yang disebut Foo Fighters dan dirilis pada tanggal 4 Juli 1995 - kecuali untuk (penyanyi utama Whig Afghanistan) bagian gitar Greg Dulli's pada lagu "X-Static." Grohl ingin tur untuk mendukung album, tetapi ia tidak ada band. Dia segera menemukan potongan, meskipun: Pat Smear, yang telah bergabung sebagai gitaris kedua Nirvana, dan mantan Sunny Day Real Estate anggota Nate Mendel (bass) dan William Goldsmith (drum). Grohl muncul - atau lebih tepatnya, meledak - dari balik drum kit untuk bermain gitar dan bernyanyi untuk Foo Fighters.
Foo Fighters pergi platinum dan menelurkan tiga hit single: "This Is A Call," "Aku akan Stick Sekitar," dan "Big Me." Grohl berteriak primal dan energi yang tampaknya tak berujung di panggung terkesan banyak. Band ini menjadi kekuatan.
Sebuah penggabungan dari pertunjukan Nirvana hidup menjadi album Dari Bank Muddy dari Wishkah, yang dirilis pada tahun 1996 dan menandai akhir sebenarnya dari Nirvana dan era grunge. Grohl, sementara itu, kembali di studio dan mulai merekam album kedua Foo Fighters ', yang akan disebut Warna Dan Bentuk.
Proyek ini berbeda untuk Grohl karena ia bekerja kali ini tidak hanya dengan anggota band, tetapi sebagai pemimpin band. Selama merekam, Namun, Goldsmith memutuskan untuk meninggalkan band, jadi Grohl mengambil alih tugas drum lagi (meskipun Goldsmith tidak drum bermain di pemotongan "Doll" dan bagian lambat "Up Dalam Arms").
Grohl mampu menemukan drummer baru yang relatif cepat. Segera setelah rekaman The Colour And The Shape, Taylor Hawkins, yang terakhir diputar dengan Alanis Morissette, bergabung dengan band. foto Hawkins 'muncul dalam catatan liner untuk The Colour And The Shape, meskipun ia tidak bermain di album ini.
The Colour And The Shape dirilis pada tanggal 20 Juni 1997, dan menghasilkan empat hits: "Monkey Wrench", "Everlong," "My Hero," dan "Berjalan Setelah Anda." The Foos berangkat segera setelah, tetapi pada musim gugur 1997, band ini kehilangan anggota lain. Di MTV Video Music Awards, Pat Smear mengumumkan ia meninggalkan band, dan Foo Fighters memperkenalkan Franz Stahl, salah satu mantan bandmates Grohl di Scream, untuk mengambil tempat Usap's.
Touring dalam mendukung The Colour And The Shape, Foo Fighters terus memperkuat posisi mereka sebagai raja pasca-grunge rock. Setelah berada di jalan luas, yang Foos beristirahat sebentar dan kemudian siap untuk merekam album lain. Stahl meninggalkan band setelah tur, dan Foo Fighters menjadi trio untuk Apakah Tidak Ada Waktu Untuk Lose sesi.
Grohl, Hawkins, dan Mendel pergi ke rumah Grohl di Virginia untuk membuat album Foo Fighters ketiga pada musim semi 1999. Apakah Tidak Ada Waktu Untuk Lose dirilis pada tanggal 2 November 1999, dan single pertama, "Learn to Fly," menerima sejumlah besar bermain radio, seperti halnya "Breakout." "Stacked Aktor" dan "Generator" juga dirilis sebagai single.
The Foos melakukan beberapa tur cahaya pada akhir 1999 dan awal tahun 2000 dengan Chris Shiflett sebagai gitaris baru. Pada bulan Maret 2000, mereka mulai bermain tanggal sebagai band pembuka untuk Red Hot Chili Peppers. Saat tur ini berakhir, Foo Fighters terus menyala jejak di jalan mereka sendiri dan dengan band-band seperti Ratu Zaman Batu.
Pada tahun 2001 Februari, Foo Fighters memenangkan 2 Grammy Awards: Best Rock Album untuk Apakah Tidak Ada Waktu Untuk Menurunkan dan Best Short Form Music Video untuk "Belajar Untuk Terbang." Pada bulan Maret 2001, Grohl dan Hawkins Induksi Ratu, salah satu grup favorit mereka batu, ke dalam Rock and Roll Hall of Fame. Grohl dan Hawkins bergabung 2 dari 3 anggota yang masih hidup Ratu, gitaris Brian May dan drummer Roger Taylor, panggung untuk versi memukau Ratu klasik "Tie Your Mother Down."
SYNTHESIZER
Bicara mengenai synthesizer, pasti terbesit pula tentang piano atau kibord (keyboard). Karena memang alat-alat musik tersebut memiliki cara memainkan dan bentuk yang sama. Tak hanya casio, roland atau korg saja yang memproduksi keyboard synth, tapi ada juga yamaha yang seolah tak mau kalah berkecimpung di alat musik bertuts ini.
Meskipun setiap hari kamu pencet-pencet itu synthesizer, kamu ciptakan nada-nada unik darinya, pernahkah terfikir olehmu mengenai sejarah masuknya synthesizer di kancah permusikan? Ya, meskipun mungkin tidak terlalu penting bagimu, paling tidak bisa menambah pengetahuan kamu di bidang musik. Tak ada salahnya kan jika pengetahuan musikmu jadi tambah luas? :)
Sebelumnya saya tegaskan kalau di sini nanti saya tidak membahas mengenai jual beli synthesizer, baik itu yang bagus, mahal ataupun murah. So, nanti jangan tanya-tanya soal harga synthesizer yak.
Sejarah Synthesizer
Sejarah synthesizer ini dapat ditarik jauh ke masa sebelum listrik ditemukan. Konsep synthesizer sudah ada sejak masa awal milenium pertama. Di masa itu tercatat seorang ilmuwan Yunani bersama Ktesibios (Ctesibius) yang menciptakan "hydraulos", sebuah instrumen musik yang terbuat dari pipa yang diberi tekanan air secara mekanik untuk menghasilkan nada yang berbeda.
Keberadaan synthesizer tak lepas dari perkembangan teknologi instrumen organ / kibord. Synthesizer telah berkembang sedemikian rupa, seperti yang telah diinformasikan dalam berbagai sumber yang mengulas sejarah perkembangan kibord dari masa hydraulos sampai ke masa para penemu jenius seperti Blaise Pascal, Jean-Baptiste de Laborde, Johann Maelzel, A. Favre, Samuel Morse, Alexander Graham Bell, Thomas Edison, Elishe Gray.
Kemajuan di bidang teknologi elektronik telah mempengaruhi keinginan yang besar dari para komposer dan musisi untuk memanfaatkannya di bidang musik.
'Elektrisches Musikinstrument' yang dirancang oleh Person dan Ernst Lorenz dianggap sebagai instrimen musik pertama yang di desain untuk mereproduksi sound secara elektronik.
Cara kerja instrumen tersebut menggunakan getaran-getaran elektronik untuk menghantarkan sebuah elektromagnet yang terhubung dengan papan-papan resonansi yang merubah getaran-getaran tersebut menjadi suara.
'Elektrisches Musikinstrument' yang dirancang oleh Person dan Ernst Lorenz dianggap sebagai instrimen musik pertama yang di desain untuk mereproduksi sound secara elektronik.
Cara kerja instrumen tersebut menggunakan getaran-getaran elektronik untuk menghantarkan sebuah elektromagnet yang terhubung dengan papan-papan resonansi yang merubah getaran-getaran tersebut menjadi suara.
Pengaruh Penggunaan Synthesizer
Sejak era pertengahan tahun 70an da 80an, synthesizer mengalami masa kebangkitan trend dengan munculnya kultur-kultur musik baru yang terbawa pengaruh gaya hidup, mulai dari budaya hippies generasi bunga sampai urban ghetto kaum imigran.
Pengaruh synthesizer tak hanya melahirkan sub-sub genre yang semakin beragam di wilayah musik elektronik, namun juga merangsang daya kreatifitas musisi-musisi di genre lain secara umum.
Di era millenium kedua ini, dengan samakin luas keragaman musik modern, synthesizer sudah semakin akrab eksistensinya hampir di setiap genre musik. Synthesizer menjadi sebuah instrumen musikal yang memiliki daya tarik tersendiri
Sejak era pertengahan tahun 70an da 80an, synthesizer mengalami masa kebangkitan trend dengan munculnya kultur-kultur musik baru yang terbawa pengaruh gaya hidup, mulai dari budaya hippies generasi bunga sampai urban ghetto kaum imigran.
Pengaruh synthesizer tak hanya melahirkan sub-sub genre yang semakin beragam di wilayah musik elektronik, namun juga merangsang daya kreatifitas musisi-musisi di genre lain secara umum.
Di era millenium kedua ini, dengan samakin luas keragaman musik modern, synthesizer sudah semakin akrab eksistensinya hampir di setiap genre musik. Synthesizer menjadi sebuah instrumen musikal yang memiliki daya tarik tersendiri
Tipe Synthesizer
Secara umum terdapat 3 tipe synthesizer yang dikenal sampai saat ini.
- Synthesizer Analog
- Synthesizer Digital
- Synthesizer Software
Selain itu juga ada synthesizer-synthesizer hybrid yang memiliki fitur gabungan ketiga jenis synthesizer tersebut. Berbagai tipe synthesizer dapat dibedakan dari metode sintesisnya. Sintesis yang dikenal antara lain adalah Frequency Modulation, Phase Distortion, Physical Synthesis, Sample-Based Synthesis, Sub Harmonic, Subtractive, Additive, Granular dan Wavetable Synthesis.
Synthesizer Analog
Synthesizer analog secara teknis menggunakan sirkuit-sirkuit analog dan teknik-teknik yang digunakan pada komputer analog, untuk menghasilkan suara secara eletronik.
Titik yang umum ditemukan pada synthesizer semacam ini ada pada komponen sirkuitnya yang merupakan amplifier operasional.
Titik yang umum ditemukan pada synthesizer semacam ini ada pada komponen sirkuitnya yang merupakan amplifier operasional.
Synthesizer analog umumnya dapat digunakan baik sebagai sistem sound generating maupun sound processing.
Synthesizer analog yang memiliki bentuk khusus yang dapat dibedakan dari synthesizer analog umum adalah Vocoder analog yang berbasis pada perangkat yang dikembangkan untuk mengemulasi suara manusia (speech synthesis).
Beberapa modul synthesizer yang ditemukan pada berbagai synthesizer analog di masa awal antara lain : VCO (Voltage Controlled Oscillator), VCF (Voltage Controlled Filter), VCA (Voltage Controlled Amplifier), Envelope Generator, LFO (Low Frequency Oscillator), Ring Modulator dan Sequencer.
Beberapa jenis synthesizer analog modern yang diperkenalkan oleh para ilmuwan musik jenius seperti Leon Theremin dan Robert Moog di akhir abad 19, masih tetap populer pemakaiannya sampai sekarang ini.
Beberapa jenis synthesizer analog modern yang diperkenalkan oleh para ilmuwan musik jenius seperti Leon Theremin dan Robert Moog di akhir abad 19, masih tetap populer pemakaiannya sampai sekarang ini.
Synthesizer Digital
Di dunia digital, produk MUSIC keluaran Bell Labs yang dirancang Max Vail pada tahun 1957, mungkin dapat dianggap sebagai synthesizer digital pertama, meskipun secara teknikal produk tersebut lebih merupakan program komputer.
Di pihak lain, Synclavier yang dikeluarkan oleh perusahaan New England Digital pada tahun 1973, mungkin lebih dikenal secara luas sebagai instrumen synthesizer digital pertama.
Memasuki pertengahan tahun 80an, posisi sebagian besar synthesizer analog tergeser oleh kehadiran synthesizer dan sampler.
Di dunia digital, produk MUSIC keluaran Bell Labs yang dirancang Max Vail pada tahun 1957, mungkin dapat dianggap sebagai synthesizer digital pertama, meskipun secara teknikal produk tersebut lebih merupakan program komputer.
Di pihak lain, Synclavier yang dikeluarkan oleh perusahaan New England Digital pada tahun 1973, mungkin lebih dikenal secara luas sebagai instrumen synthesizer digital pertama.
Memasuki pertengahan tahun 80an, posisi sebagian besar synthesizer analog tergeser oleh kehadiran synthesizer dan sampler.
Musisi yang menggunakan synthesizer digital
Beberapa produk synthesizer digital yang populer dan masih digunakan oleh musisi dan band dari berbagai genre musik sampai saat ini adalah : Korg Triton (Bradley Joseph, Derek Sherinian), Korg Wavestation (Depeche Mode, Gary Numan, Genesis, Jan Hammer), Kurzweil K2000 (Jean Michel Jarre, Richard Wright, Duran Duran), Lyricon (Michael Brecker, Tom Scoot, Chuck Greenberg, Wayne Shorter), Hartmann Neuron (Hans Zimmer, Peter Gabriel, Guns N' Roses, David Sylvian), Korg DSS-1 (Uriah Heep, Ore, Steve Winwood, Joe Zawinul), Korg Karma (Peter Gabriel, Jordan Rudess, Rick Wakeman), Korg M1 (Bradley Joseph, Queen, Pet Shop Boys, The Cure), Alesis Andromeda (Duran Duran, Nine Inch Nails), ARP 2600 (The Who, Depeche Mode, Stevie Wonder, Weather Report, Edgar Winter, Jean Michel Jarre), ARP Odyssey (Gary Numan, Ultravox, John Foxx, Styx, Herbie Hancock), Buchla Music Box (Morton Subotnick, Suzanne Ciani), Casio CZ-101 (Erasure, They Might Be Giants, Moby, Ore) dan Casio VL-1 (Trio).
Beberapa produk synthesizer digital yang populer dan masih digunakan oleh musisi dan band dari berbagai genre musik sampai saat ini adalah : Korg Triton (Bradley Joseph, Derek Sherinian), Korg Wavestation (Depeche Mode, Gary Numan, Genesis, Jan Hammer), Kurzweil K2000 (Jean Michel Jarre, Richard Wright, Duran Duran), Lyricon (Michael Brecker, Tom Scoot, Chuck Greenberg, Wayne Shorter), Hartmann Neuron (Hans Zimmer, Peter Gabriel, Guns N' Roses, David Sylvian), Korg DSS-1 (Uriah Heep, Ore, Steve Winwood, Joe Zawinul), Korg Karma (Peter Gabriel, Jordan Rudess, Rick Wakeman), Korg M1 (Bradley Joseph, Queen, Pet Shop Boys, The Cure), Alesis Andromeda (Duran Duran, Nine Inch Nails), ARP 2600 (The Who, Depeche Mode, Stevie Wonder, Weather Report, Edgar Winter, Jean Michel Jarre), ARP Odyssey (Gary Numan, Ultravox, John Foxx, Styx, Herbie Hancock), Buchla Music Box (Morton Subotnick, Suzanne Ciani), Casio CZ-101 (Erasure, They Might Be Giants, Moby, Ore) dan Casio VL-1 (Trio).
JIMI HENDRIX
Dia belajar gitar secara otodidak dengan melihat permainan orang lain. Setahun sesudahnya, hidup Jimi berubah. Ibunya meninggal dunia, dan dia dikirim oleh ayahnya ke rumah neneknya di Vancouver, Washington karena dia tidak mampu menghidupi Jimi lagi.Saat itulah Jimi membeli gitar listrik pertamanya dengan merek Supro Ozark. Sejak kecil dia sudah mengagumi Elvis Presley, Little Richards, The Beatles, Bob Dylan, B.B.King, Muddy Waters, T-Bone Walker, dan Chuck Berry. Menginjak remaja, Jimi selalu bermasalah dengan hukum terutama hobinya mengendarai mobil curian. Hasilnya dia tertangkap dan diberikan dua pilihan : dipenjara selama dua tahun, atau masuk tentara. Dan pilihan terakhir dijalani Jimi. Dia bergabung dengan 101st Airborne Division dan ditempatkan di Fort Campbell, Kentucky. Karena sering tidak disiplin dan tidur dalam bertugas, Jimi dipecat dari militer setelah hanya satu tahun bertugas.Di situlah dia berkenalan dengan Billy Cox yang bermain bas, lalu keduanya membuat band The King Kasuals. Selain itu, dia sering menjadi pemain cabutan untuk beberapa artis seperti Ike dan Tina Turner, Chuck Jackson, Slim Harpo, Tommy Tucker, Sam Cooke, Jackie Wilson, dan terutama Little Richard yang banyak mengajarinya bagaimana memakai kostum dan penampilan di atas panggung. Di tahun 1965, Jimi Hendrix bergabung dengan Curtis Knight and the Squiresdan melakukan tur selama dua bulan.
Keberuntungan Jimi tiba saat Linda Keith (kekasihnya Keith Richards) melihat konsernya yang memukau di Club Cheetah di New York. Linda sangat tertarik dengan permainan maut Jimi dan akhirnya bisa menjadi teman akrabnya. Bahkan Linda juga berjasa membelikannya gitar dan memeperkenalkannya dengan Chas Chandler (mantan basis The Animals) yang ingin meniti karir sebagai produser dan manager. Chas mengajak Jimi pindah ke Inggris dan memperkenalkannya dengan seorang basis yang brnama Noel Redding dan seorang drummer yang bernama Mitch Mitchell. Akhirnya ketiganya membentuk Jimi Hendrix and The Experience.
Di bulan Mei 1967, Jimi berhasil merilis debut album mereka : Are You Experienced. Album ini cukup sukses di Inggris dengan single seperti "Hey Joe/Stone Free", ""Purple Haze/51 Anniversary" dan "The Wind Cries Mary/Highway Chile". Album ini langsung bertengger di tangga nomor satu di Inggris. Sedangkan single "Hey Joe" menempati posisi nomor #6 dan "Purple Haze" yang riff rocknya cukup garang berhasil meraih posisi ketiga di tanga lagu Inggris. Jimi juga dikenal sebagai pemain blues yang penuh perasaan dan tidak kalah mautnya dari Buddy Guy, Howlin' wolf, atau Otis Rush seperti di dalam lagu Red House.
Kesuksesan album ini mengantar Jimi hendrix and the Experience melakukan tur keliling Amerika dan Eropa. Sayang Jimi belum berhasil menaklukan Amerika, maka Paul McCartney menganjurka Jimi mengikuti Monterey International Pop Festival karena dihadiri oleh banyak sekali penonton dan diliputi oleh berbagai macam media. Di akhir penampilannya yang sangat memukau, Jimi Hendrix mulai menunjukkan aksinya dengan membakar dan menghancurkan gitarnya. Di atas pangung, Jimi lebih mirip pemain sirkus daripada seorang gitaris, dia mampu memainkan gitar di belakang punggungnya, di bawah kakinya, atau memetik gitar dengan senar dengan giginya! Langsung saja publik mulai menjulukinya sebagai dewa gitar nomor satu dan menjadi salah satu kekuatan yang paling berpengaruh di musik rock.Dengan menciptakan bunyi dan instrumennya yang belum pernah dilakukan oleh para pemusik sebelumnya, Hendrix menantang para gitaris untuk mengeksplorasi dunia nada dan tekstur yang baru dan liar., gitaris yang hebat dan luar biasa seperti Eric Clapton, Jeff Beck, dan Pete Townshend masih merujuk Hendrix sebagai juru selamat mereka.
Studio rekaman adalah seperti instrumen gitar bagi Hendrix, dan dia menjadi pioner dalam efek seperti backward tracking, flanging, dan phasing dalam usahanya untuk membuat gitarnya berkomunikasi dengan bunyi yang di imajinasikannya. Biarpun tekhnik permainan gitarnya yang sangat canggih dan bakatnya yang luar biasa, Jimi tidak bisa membaca partitur musik atau not balok, bahkan dia tidak mengetahui sama sekali tentang teori musik secara akademis. Jika dia berkomunikasi dengan Mitchell dan Redding, Jimi lebih suka menggunakan istilah warna yang menggambarkan perasaanya.
Kesuksesan debut albumnya disusul album kedua:Axis: Bold as Love (1967). Album ini lebih melodius dari album sebelumnya dengan lagu single yang lebih mellow dan dipengaruhi musik blues dan jazz yang kental dan menggabungkan chord dan melodi yang harmonis seperti Little wing, Bold As Love, atau Castle made of Sand, tapi tidak lupa menampilkan beberapa lagu cadas seperti Spanish Castle Magic dan If 6 was 9 dimana Jimi mencoba memainkan flute. Album ini berhasil mencapai tangga #3 di Inggris dan #5 di Amerika. Di album inilah pertama kalinya Jimi Hendrix menyetem gitarnya turun one half-step menjadi Eb dan mulai menggunakan pedal.
Setelah itu, Jimi membentuk band yang dinamakan Band of Gypsy dengan menambahkan drummer baru Buddy Miles. Mereka sempat tampil di auditorium Fillmore Ease, New York dengan membawakan lagu "Machine Gun", "Power of Soul", dan "Message to Love". Tidak lama berselang, Jimi memecat Buddy Miles dan menggantikanya kembali dengan Mitch Mitchell. Band ini kembali beganti nama menjadi Cry of Love, album terakhir Jimi Hendrix adalah First Rays of the New Rising Sun (#49, 1970) dengan materi lagu seperti Freedom, Angel, Night Bird Flying, dan Dolly Dagger. Dengan formasi ini, Jimi Hendrix kembali menunjukkan bahwa tidak ada gitaris yang mampu menandingi kepiawaiannya memetik gitar.
Festival Isle of Wight membuktikan kejeniusannya yang tiada duanya seperti yang pernah dilakukannya di Woodstock. Jimi Hendrix akan selalu menjadi gitaris nomor satu di dunia.
Hendrix memainkan konser terakhirnya di Jerman pada tanggal 6 September 1970.
Hendrix meninggal akibat komplikasi narkoba dan alkohol pada tanggal 18 September 1970. Meskipun berakhir tragis pada usia 27, Hendrix membuat kontribusi yang besar bagi rock and roll, khususnya berkenaan dengan gitar listrik. Musiknya terus mempengaruhi dan mengilhami musisi dan penggemarnya. Pada tahun 1992, ia dianugerahi Grammy Lifetime Achievement Award.
Di tahun 1968, Jimi Hendrix and the Experience ,eluncurkan album ketiganya yang berjudul electric Ladyland. Di dalam album ini, Jimi menyanyikan kembali lagu Bob Dylan: "All Along the Watchtower". Yang paling dahsyat adalah permainan gitarnya di dalam lagu "Voodoo Child (Slight Return)" dengan efek wah wah dan teknik scratch yang sempurna, sehingga lagu ini serasa seperti musik dari luar angkasa dan benar - benar menggambarkan nuansa psychedelic dari dunia alam bawah sadar. Album ini langsung bertengger di puncak album Inggris dan #5 di Amerika. Di tahun yang sama, Noel Redding menyatakan diri mundur dari Jimi Hendrix and the Experience. Posisinya sebagai basis akhirnya digantikan oleh Billy Cox. Dengan formasi yang baru, Jimi menamai bandnya sebagai Gypsy Sun and Rainbows dan menghasilkan beberapa lagu seperti "Message to Love", "Jam Back at the House", "Shokan Sunrise", dan "Izabella". Puncaknya Jimi Hendrix diundang dalam festival Woodstock yang paluing bersejarah dalam musik populer dan gerakan dalam counter culture di tahun 1960-an. Festival ini dihadiri oleh 500.000 orang. Histeria penonton pun terpekik saat Jimi berimprovisasi di dalam lagu "Star Spangled Banner" yang benar - benar menggambarkan budaya sixties. Penampilannya dalam festival ini benar - benar mendefinisikan esensi seorang gitaris sejati: kebebasan secara total, spontanitas, dan tiada batasan di dalam apa yang bisa dilakukan dari instrumen yang bernama gitar.
KLASIK MUSIC
Dalam pengertian aslinya, musik klasik adalah komposisi musik yang lahir dari budaya Eropa sekitar tahun 1750-1825. Biasanya musik klasik digolongkan melalui periodisasi tertentu, mulai dari periode klasik, diikuti oleh barok, rokoko, dan romantik. Pada era inilah nama-nama besar seperti Bach, Mozart, atau Haydn melahirkan karya-karyanya yang berupa sonata, simfoni, konserto solo, string kuartet, hingga opera. Namun pada kenyataannya, para komposer klasik sendiri tidak pernah menggolong-golongkan jenis komposisi yang mereka gubah. Penggolongan yang kita kenal sekarang dilakukan semata-mata untuk mempermudah, terutama untuk kepentingan akademis.
Ada pula pengertian lain dari musik klasik (walaupun yang ini jarang dipakai), yaitu semua musik dengan keindahan intelektual yang tinggi dari semua jaman, baik itu berupa simfoni Mozart, kantata Bach atau karya-karya abad 20. Istilah “keindahan intelektual” itu sendiri memiliki pengertian yang relatif bagi setiap orang. Dalam pengertian ini, musik dari era modern seperti Kitaro, Richard Clayderman, Yanni, atau bahkan Enya, juga bisa digolongkan sebagai musik klasik, tergantung dari sisi mana kita menikmatinya. Kalau kita lebih banyak menikmati elemen intelektual – dalam pengertian melodi, harmoni, atau aspek komposisi lainnya, maka jadilah ia musik klasik. Tapi kalau kita berpegang pada pengertian yang pertama tadi, maka jelas jenis musik ini tidak masuk dalam pengertian musik klasik. Untuk ini tersedia genre tersendiri, yaitu “new age”, atau terkadang juga digolongkan sebagai “art music”.
Ciri-ciri musik klasik :
menggunakan peralihan dinamik dari lembut ke keras (crescendo) dan dari keras ke lembut (decrssend)
perubahan tempo dengan percepatan (accelerando) dan perlanbatan (ritardando)
hiasan / ornamentrik di perhemat pemakaianya
pemakaian akord 3 nada
Manfaat Musik Klasik
Posted by fauzikun on the November 11th, 2009
Musik klasik emang enak didengar di telinga kita. Tidak seperti jenis-jenis musik lainnya, musik klasik dapat membuat keadaan dan perasaan hati kita menjadi tenang, santai, dan nyaman. Selain membuat hati kita nyaman, masih banyak lagi manfaat musik klasik bagi kehidupan kita.
Serangkaian penelitian menyatakan bukannya seluruh musik dapat menimbulkan efek positif bagi kesehatan jiwa dan raga, tetapi musik klasik secara jelas memiliki kegunaan unik bagi kesehatan, misalnya:
1) Musik Klasik Mempercepat Pertumbuhan Janin
Sesuai penelitian ilmuwan Eropa dan Amerika serta dari daratan Tiongkok menunjukkan, musik klasik bisa menyediakan rangsangan pendengaran yang bersifat baik bagi janin, sangat membantu terhadap pendidikan janin. Penelitian menemukan, pada masa jabang bayi mendengarkan musik dari Mozart dan Bach, bisa memperluas volume otak besar, menambah kegiatan utama urat syaraf, membantu daya berimajinasi abstrak dari pertumbuhan normal anak. Penelitian menunjukkan, melakukan rangsangan suara secara berkala terhadap janin, misalkan musik klasik yang ringan lembut dan bisikan perlahan orang tua dan lain-lain, bisa memajukan syaraf perasa janin dan pertumbuhan lapisan kulit otak besar batang tengah perasa, meletakkan fondasi bagi pengembangan kebijaksanaan. Sebaliknya di bawah rangsangan musik modern dan suara hiruk pikuk, janin bisa merasa tidak tenang dan risau, detak jantung bertambah cepat, goyangan kandungan bertambah kuat.
2) Musik Klasik Meningkatkan Produksi Susu Sapi
Psychiater Universitas Inggris, menemukan bahwa memperdengarkan musik klasik ringan kepada sapi perah bisa membantu meningkatkan produksi susu mereka.
Namun, musik modern tertentu yang memekakkan telinga ternyata tidak membawa efek apapun. Doktor itu mengatakan, musik yang nyaman dan ringan tersebut bisa meningkatkan produk susu barangkali adalah karena mereka bisa mengurangi stress dari sapi perah. Sebagian peternak ayam sudah mengadopsi cara pemutaran musik untuk peningkatan produksi. Dahulu, juga ada bukti menunjukkan bahwa musik bisa mengurai stress pada ayam.
3) Musik Klasik Mempercepat Pertumbuhan Tanaman
Musik mempercepat tanaman berbunga, sudah diteliti di luar negeri sejak lama. Pernah dilakukan eksperimen sebagai berikut: Faktor yang barangkali bisa mempengaruhi pertumbuhan tanaman seperti temperatur, kelembaban, pencahayaan dan lain-lain di dalam lima buah kamar, diatur sesuai dengan kondisi yang sama, kemudian pada masing-masingnya ditempatkan tanaman yang mengandung kadar air dan tingkat kesuburan tanah yang sama. Satu-satunya yang berbeda ialah di dalam lima kamar tersebut diputar musik yang berlainan, masing-masing ialah: musik rap, musik pedesaan, musik klasik, musik pop dan kamar terakir sama sekali tidak ada musik.
Hasil eksperimen menunjukkan, pertumbuhan tanaman di dalam kamar ber-musik klasik pertumbuhannya terbaik, yang terjelek ialah tanaman yang berada di dalam kamar dengan musik rap. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman ialah, ritme musik rap kacau balau, musiknya kekurangan garis berkesinambungan, sulit diciptakan keadaan stabil dan nyaman yang memungkinkan tanaman yang bisa bernafas itu tumbuh, penampilan musik klasik ialah musik yang teratur, tertib dan harmonis, setiap mahluk berjiwa dengan demikian dapat terimbas, tumbuhnya akan lebih bagus.
4) Musik Klasik Dapat Meningkatkan Penjualan Makanan Dan Minuman
Sebuah penelitian di universitas di Inggris menunjukkan, musik bisa mempengaruhi kegemaran orang akan makanan, jikalau di ruang makan diputarkan musik klasik, pelanggan bisa membeli lebih banyak, jikalau diputarkan musik pop atau tanpa musik, maka konsumsi pelanggan jelas menjadi berkurang.
Doktor psychiater memimpin regu penelitian, melakukan pengamatan selama 3 minggu pada sebuah restoran di Inggris tengah. Mereka menemukan, irama musik yang halus dan mengalun indah dari Bach dan Mozart membuat pelanggan rela merogoh koceknya lebih dalam, tetapi apabila diputarkan si manis Britney Spears atau karya pop yang sedang ngetrend, maka pelanggan rata-rata mengeluarkan biaya lebih sedikit; jikalau tanpa musik, maka pengeluaran mereka bahkan lebih sedikit lagi.
Ternyata emang benar yah musik klasik memang banyak manfaatnya, bukan cuma untuk tubuh kita tapi juga bisa membantu penjualan makanan dan minuman. Kalo masih belum percaya, mendingan kita coba aja dengerin musik klasiknya.
SEJARAH MUSISI MUSIK KLASIK
GEORGE FRIDERIC HANDEL
Handel lahir di Halle,kota kecil di jerman tengah 23 februari 1685.ayahnya seorang ahli bedah dan tukang cukur. Ayahya tidak menyukai music sehingga Handel dilarang bermain musik dan dipaksa menjadi ahli hukum,namun Handorganel belajar music secara sembunyi-sembunyi. Suatu ketika keluarga Handel mengunjungi istana pangeran Wissenfels, Handel memainkan organ,kemudian pangeran mendengar dan sangat kagum kemudian meminta handell belajar music dengan lebih serius lagi. Handel belajar kepada Friedrich Wilhelm Zachov, seorang komponis dan pemain organ.
Pada usia 17 tahun ia masuk universitas untuk belajar hukum, namun Handel keluar dari universitas dan membuat ayahnya marah besar, kemudian Handel pindah ke Hamburg disana ia bergabung dengan sebuah teater opera. Handel dengan cepat terkenal lebih-lebih lewat dua operanya yaitu Almira dan Nero yang dimainkan di Hamburg.Handel hidup dengan berpindah-pindah tempat.Banyak karya-karya Handel antara lain ”Dixit Dominus” ”Messiah”(1707),Agrippina(1709) Rinaldo(1711) dan Tamerlano,Rodelinda,Giulio Cesare yg dibuat pada tahun 1724-1725.
Haden meninggaldunia setelah kesehatannya terganggu,matanya terancam buta. Ia meninggal pada usia 74 tahun pada tanggal 13 april 1759 dan dimakamkan di Westminster Abbey,London.
WOLFGANG AMADEUS MOZART
Dilahirkan di Salzburg, Austria pada tanggal 27 Januari 1756. Ayahnya, Leopard Mozart juga seorang komponis, pemain biola dan pengarang buku. Mozart adalah anak ketujuh, namun dari 7 anak hanya dua yang hidup yaitu Mozart dan kakak perempuannya Nanrel. Mozart sudah pandai bermain musik sejak usia 4 tahun pada usia 5 tahun ia sudah bisa mencipta lagu. Ayahnya sangat bangga dan membawa Mozart keliling eropa, khususnya untuk bermain didepan para penguasa dan raja yang kaya.
Mozart bersama dengan kakaknya Nanrel mengikuti tur yang diselenggarakan oleh ayahnya selama 3 tahun ke Vienna dan London. Disetiap tempat persinggahanya mereka diuji tenteng kemahiran membaca notasi dan memainkan alat musik. Pada suatu ketika, Mozart diminta memainkan Hapsikord dengan tuts yang tertutup kain agar tidak kelihatan. Mozart selalu berhasil dalam setiap ujiannya, ia belajar music dari pendengarannya dan memperhatikan para pemusik lainnya.
Mozart belajar secara otodidak dan tidak bersekolah music secara formal, pendidikan ilmiah didapat dari ayahnya termasuk matematika dan berbagai bahasa seperti latin, Italia, Perancis dan Inggris, karya Mozart antara lain opera ‘La Finta Semplice’ yang merupakan pesanan kaisar Austria. Di Italia membuat dua opera yaitu Mitridate dan Lucia Sillia. Ia juga membuat simfoni, kuartet gesek dan music gereja.
Karya Mozart yang terpenting adalah Symphony No 25 in G minor K.183 dan Symphony in A Major K.201 yang dibuat tahun 1773 dan 1774. Pada tahun 1784-1786 Mozart menciptakan opera La Nozze de Figaro(pernikahan Figaro) yang sangat terkenal. Di usia yang ke-35 Mozart sangat terpukul dengan meninggalnya sang ayah. Kesehatannya juga mulai menurun, disaat sakitnya itu ada seorang pangeran yang memesan karyanya dengan judul ‘Requim’ (istilah ini digunakan unuk upacara kematian), namun karya tersebut tidak pernah ia selesaikan hanya jadi setengahnya.
Hingga akhirnya Mozart mengalami demam tinggi dan meninggal pada tanggal 5 Desember 1797.
LUDWIG van BEETHOVEN
Ayah Beethoven yaitu Johann Beethoven bekerja sebagai penyanyi tenor untuk pangeran Bonn. Johann memaksa anaknya untuk latihan piano selama berjam-jam karena menginginkan anaknya seperti Mozart,namun kepandaiannya tidak setara dengan Mozart pada usia yang sama.
Guru Beethoven adalah Christian Gottlob Neefe,dia mengajar memainkan komposisi milik Bach dan cara berimprovisasi, pada tahun 1783 Beethoven menciptakan tiga buah sonata yang didedikasikan kepada pangeran Franz. Pada tahun 1787 Beethoven pergi ke Wina dan bertemu dengan Mozart lalu memainkan piano didepannya. Mozart sangat kagum dengan permainannya dan dia mengatakan bahwa suatu saat ia pasti menjadi musisi besar. Guru Beethoven lainnya yaitu Johann Schnenk, George Alberchtseberger dan Antonio Salieri
Karya Beethoven yang terkenal yaitu Sonata in C Major ‘Pathetique’,op.13 ,Sonata piano ‘Moonlight Sonata’, Pastorale Sonata, variasi Cello pada ‘Bei Manern’ ‘Welhce Liebe Fuhle’ milik Mozart, ‘Quintet Op.18’,’Septet in Eb Major Op.20’ dan ‘Quintet Op.29’
Pada pertengahan tahun 1801, Beethoven mulai menyadari bahwa pendengarannya mulai berkurang akibat otoslerosis. Penyakitnya ini membuat Beethoven mengalami depresi dan minder karena kala itu dia sedang berada di puncak karirnya. Selain itu, ia juga depresi juga karena tidak juga mendapatkan teman hidup.
Pada tahun 1802 ia mulai bangkit dan menciptakan karyannya lagi yaitu ‘Piano Concerto in Eb Major Op.37’ juga Violin Sonata Op.47. Pada tahun 1805 dia menggubah Symphony No3 in Eb, ‘Eroica’,Op.55 simponi ini didedikasikan untuk kepahlawanan Napoleon Bonaporte, tetapi Beethoven marah setelah mengumumkan dirinya sebagai kaisar, ia lalu mengubah simponi asli ini menjadi ‘Bonaporte’. Ia menuliskan “Simfonia Eroica….Composta per festiggiare il sovvenire de un grand uomo” yang berarti “Simponi eroika ditulis untuk mengenang seseorang yang agung”
Beethoven juga menciptakan lagu dengan gaya baru, pada ciptaannya ini terdapat tempo nada-nada seperti mars yang tidak pernah terjadi pada jaman sebelum Beethoven. Diusiannya yang ke-49 Beethoven menjadi tuli total. Pada thun 1826, Beethoven mengalami demam tinggi yang ternyata disebabkan sakit ginjal dan akhirnya dia meninggal pada tanggal 26 Maret 1827
FREDERIC CHOPIN
Komponis yang cukup terkenal pada jaman ini adalah Frederic Chopin. Chopin dilahirkan di kota kecil di Warsawa Polandia. Dia mulai belajar music secara formal, Chopin adalah sosok composer yang mengembangkan konsep artistic dalam permainan piano. Keindahan dan kedalaman temanya sangat terasa pada setiap nada dan melodi yang ia ciptakan. Ia menciptakan gaya music sendiri dan mengkombinasikan music tradisional polandia dan music barat, permainan pianonya ditekankan pada penguasaan pedal sebagai penekanan sustain, penempatan akor pada bass dan ornament indah pada setiap melodinya
Karya Chopin antara lain yaitu dua konserto piano, ‘Fantasy in F minor’ ‘Berceuse’ ‘Barcarolle’ beberapa sonata yaitu ‘prelude’ ‘etude’ ‘Mazurka’ ‘Impromptu’ dan lainnya, gaya permainan piano Chopin sangat individual dengan dominasi melodi.
J.S BACH
Johann Sebastian Bach lahir pada tanggal 21 Maret 1685 di kota Eisenach, Jerman. Ayahnya bernama Johann Ambrosius Bach, dia adalah seorang pemain terompet dan dirigen orkes kota tersebut. Johann Sebastian adalah anak bungsu dari delapan bersaudara. Pada saat orangtua Bach meninggal pada tahun 1695 dia pindah ke Ohrdruf dan diasuh oleh kakak laki-lakinya, Johann Christoph Bach. Di Ohrdruf, Bach melanjutkan pendidikannya ke sekolah Lyceum. Bach cukup berprestasi di sekolahnya, dari kakaknya Bach diajarkan bermain organ dan kemungkinan juga belajar bermain biola. Bach belajar sendiri ilmu komposisi dengan cara biasa dan lazim pada zaman itu, yaitu menyalin buku musik komposisi-komposisi komponis Barok.
Pada umur 15 tahun, Bach terpaksa keluar dari rumah kakaknya karena jumlah anggota keluarga mereka terus bertambah. Bach melalui perantaraan pemimpin musik sekolahnya menjadi anggota penyanyi koor di gereja Michaliskirche, di kota Luneburg. Bach bertemu dengan komponis penting pada masa itu, George Boehm (1661-1773), Bach kemudian menjadi muridnya dalam bidang komposisi.
Pada tahun 1722, Kuhnau, ketua musik sekolah St. Thomas di Leipzig meninggal. Bach mendapatkan jabatan tersebut, calon yang selain Bach adalah Telemann dan Graupner, namun Bach berhasil tepilih.
Pada masa ini Bach sangat rajin menggubah kantata-kantata namun juga penuh perselisihan dengan para pejabat Gereja. Bach menganggap mereka tidak mengerti keinginannya untuk memajukan musik gereja. Bach menggubah salah satu passion-nya yang paling terkenal, St. Matthew’s Passion (BWV 244). Komposisinya ini mendapat sambutan meriah dari publik. Bach juga menggubah Mass in B minor yang dianggap karya teragung dari kantatanya.
Pada tahun 1742 Count Kaiserling mengirimkan Johann Gottlieb Goldberg agar Bach menggubah suatu komposisi yang lembut agar sang Count bisa tidur. Bach menggubah Goldberg Variations (BWV 988) Komposisi ini dianggap sebagai musik dalam bentuk tema dan variasi yang paling agung dalam repertoar musik keyboard.
Pada akhir hidupnya Bach menderita kebutaan, pada saat ini pula ia menggubah Die Kunst der Fugue 13 (BWV 1080). Suatu komposisi dengan bermacam variasi bentuk dari suatu tema fuga. Bach menulis komposisi ini dengan berbaring di tempat tidur dan mengeja not yang ada di kepalanya kepada istrinya. Bach meninggal dunia pada tahun 28 Juli 1750 dan karya ini tidak sempat diselesaikan.
APPS PLAY MUSIC
Pemutar Audio adalah Software yang sudah pasti wajib ada di PC sama halnya software untuk mengedit video atau pengedit audio, karena tanpa itu kita tidak bisa bereksplorasi lebih jauh dalam hal musik dan alangkah sayangnya jika itu terjadi. berbicara tentang software pemutar musik tentu saja tidak hanya winamp saja namun masih begitu banyak program pemutar musik yang sebaiknya sobat ketahui karena bisa membandingkan dan mengetahui masing-masing kelemahan sehingga jika soba menemukan program pemutar yang paling pas di hati dan akhirnya bisa menikmati dan lebih puas dalam menggunakannya.
artikel ini juga hanya Sebagai bahan referensi saja buat sobat yang ingin menemukan apa saja sih pemutar lagu yang paling bagus dan terbaik sehingga sobat tidak perlu mencari cari lagi software yang tepat. Dalam menginstall media player seperti audio player ini sobat bisa menentukan software yang cocok untuk PC sobat, biasanya user banyak memilih program media player audio ini yang punya tampilan keren, ringan, dan compatible dengan OS yang sobat pakai.
artikel ini juga hanya Sebagai bahan referensi saja buat sobat yang ingin menemukan apa saja sih pemutar lagu yang paling bagus dan terbaik sehingga sobat tidak perlu mencari cari lagi software yang tepat. Dalam menginstall media player seperti audio player ini sobat bisa menentukan software yang cocok untuk PC sobat, biasanya user banyak memilih program media player audio ini yang punya tampilan keren, ringan, dan compatible dengan OS yang sobat pakai.
Aplikasi Pemutar Musik terbaik Dan terpopuler
- Winamp :
iya.. winamp adalah salah satu aplikasi pemutar musik paling populer yang tidak hanya terkenal di PC namun aplikasi winamp ini mudah sobat jumpai di berbagai platform seperti android, sybian OS Hanphone dan perangkat lain. Program yang seolah menjadi suatu keharusan di install di komputer ini sangat familiar juga bisa di pasang plugin minilyric untuk menampilkan lirik lagu dan juga tema/skin untuk winamp yang sangat banyak sekali didapatkan dengan gratis di internet. sebagai media player, winamp tak hanya handal memutar suara seperti MP3, Wav, AMR namun juga sebagai pemutar video jika sobat ingin mendapatkan software winamp terbaru caranya sangatlah mudah cukup download lewat link ini.
Itune :
Jika sobat mau menelusurinya soba akan menemukan banyak sekali fitur-fitur yang bisa sobat manfaatkan khsususnya dalam hal tampilannya yang "mewah" itune ini meskipun populer dari platform apple namun itune sudah hampir bisa di install di semua platform seperti windows, android, Mac, dan lainnya. nnamun sayangnya jika ingin mengakses film dan video harus mendapatkan akun berbayar terlebih dahulu. jika sobat ingin megupdate versi terbaru itune silahkan langsung saja menuju ke situs resminya disini.
MusicBee :
dari namanya sudah terdengar tidak asing sebagai alat untuk memutar audio musik. yang saya suka dari musicbee ini adalah software ini akan menjadi perfect jika terkoneksi dengan internet karena setiap nama penyanyi atau grup band akan muncul di bagian sidebar foto dan histoy mereka. jadi selain bisa menikmati musik sobat juga bisa di ajak menikmati kisah mereka bahkan lirik lagu mereka. cerita yang tampil tersebut di ambil dari situs populer seperti last.fm, wikipedia, dan juga youtube. mmm... sepertinya sayang jika dilewatkan ya.. untuk mendownload musicbee yang terupdate silahkan langsung terjun ke link ini.
MediaMonkey :
Satu lagi yang ada baiknya sobat ketahui software pemutar musik yang cukup populer dengan nama yang unik, Media monkey dengan tampilan yang saya rasa paling mudah di gunakan dengan tampilan yang mirip dengan explorer pada windows sehingga bagi pemula yang baru pertama kali bisa dengan mudah menguasai program ini. untuk yang ingin memiliki program nya bisa klik disini
FreeMusicBOX :
Dari Namanya memang sudah menggambarkan bahwa program media player ini bisa di download dengan 100% gratis, mudah, cepat sesuai dengan jargon yang melekat pada software ini. dan ternyata program ini adalah salah satu dari produk freemake yang populer untuk mengconvert video, namun.. siapa tahu setelah sobat mencoba media player ini sobat jadi kesengsem... kira-kira tampilan yang akan sobat lihat akan seperti screenshot di atas .. keren khan..hehe. program player ini akan lebih keren lagi jika sobat terkoneksi dengan internet karena dengan otomatis sobat bisa menggunakan search musik yang bisa untuk mencari musik dan langsung mem"play" lagu tersebut dengan online. caraya cukup mudah silahkan klik tanda + pada hasil pencarian, untuk menikmati fitur ini speed internet sobat ya nggak boleh lelet.. linkny ada disini jika mau menginstall software ini.
Foobar2000 :
kesan pertama kali melihat tampilan foobar2000 mungkin akan berkata "simpel" dan "mudah" di gunakan jika ingin memutar mp3 tinggal drag dan drop saja seperti mp3 player lainnya. dengan ukuran yang hanya 3 Mb ini tentu foobar banyak di sukai karena tidak terlalu makan banyak RAM saat program ini berjalan. silahkan coba foobar paling update disini
Aimp :
Nama Aimp memang tidak asing, media player yang populer dengan tampilan gelap nya ini hampir mirip dengan winamp, dari cara memutarnya dengan drag dan drop, cara membuka file musik yang diletakkan di bagian menua bawah, dan bisa dengan mudah merename lagu lewat file info. dan ketika lagu berganti akan muncul notifikasi di bagian atas toolbar windows. jika ingin mendapatkan software ini tinggal klik link ini untuk menuju ke halaman download.
Jet Audio :
Jet audio yang punya tampilan mirip DVD player ini sudah bukan pendatang baru. jet audio ini merupakan software favorit banyak orang karena selain bisa untuk memutar lagu juga powerful untuk mengkonvert file audio, jet audio juga bisa untuk merecord suara, mudah mengatur sound efect, dan fitur lain yang bisa sobat jadikan sebagai koleksi media player berikut adalah link download jet audionya jika ingin memasukkan program ini ke dalam komputer
Subscribe to:
Posts (Atom)

















